POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Tarian kuda atau Sayyang Pattuddu yang populer di kalangan lokal suku Mandar ternyata menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawaan asing yang berkunjung ke Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Sekitar 100 turis mancanegara yang antara lain berasal dari Australia, Inggris, Amerika Serika, Jepang dan Rusia, Senin (13/2/2012), jatuh hati pada tarian rakyat Mandar ini ketika mereka mengunjungi Desa Rumpa Kecamatan Mapilli, Polewali Mandar. Para turis yang merupakan penumpang kapal pesiar Orion II itu tampak larut mengikuti irama tarian Sayyang Pattuddu dari alat musik yang dimainkan sejumlah warga setempat. Mereka pun tak segan turun ke arena tari bersama warga.
Warga Desa Rumpa menyambut para wisatawan layaknya menerima tamu kehormatan. Bupati Polewali Mandar Ali Baal Masdar bahkan menyambut tamu-tamu itu dengan kalungan sarung sutra Mandar. Tampaknya beberapa dari mereka tidak menyangka bakal mendapat sambutan seperti itu. Hal itu tampak dari ekspresi mereka yang terlihat kaget dan canggung.
Namun hal itu tidak mengurangi kenyamanan para tamu asing itu dalam menikmati kemeriahan acara yang telah disiapkan warga. Mereka bahkan tidak segan mencicipi beraneka hidangan khas Mandar serta buah-buahan yang disiapkan secara khusus untuk mereka.
Sayangnya, suasana meriah pertunjukan tarian Sayyang Pattuddu itu hanya berlangsung singkat karena cuaca yang tidak bersahabat. Puluhan wisawatan asing serta warga yang sedang asyik menari bubar seketika lantaran hujan yang tiba-tiba mengguyur.
Ketua rombongan, Mick Fogg, mengaku sangat bangga dan kagum dengan sambutan masyarakat pada rombongannya sehingga mereka merasa menjadi seperti keluarga besar. "Saya senang, saya bangga dengan sambutan warga yang meriah,"ujar Mick
Para warga yang senang desa mereka didatangi para tamu asing tamapk larut dalam suasana kegembiraan. Terbukti mereka berupaya mengabadikan momentum ini dengan cara berfoto bersama. Tak hanya kalangan anak muda para orang tua pun berusaha bertegur sapa dengan para turis asing ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang